Categories
Current Affairs

PASCA GENCATAN SENJATA ISRAEL-PALESTINA, INDONESIA PERLU TINGKATKAN DIPLOMASI MULTI-TRACK

Press Release Diskusi 2

Jakarta, 22 Mei 2021.
Pemerintah Indonesia perlu mengembangkan diplomasi beragam jalur atau multi-track diplomacy jika ingin mendorong penyelesaian masalah hak asasi manusia dan kemanusiaan di Palestina. Diplomasi memerlukan peran aktif pemerintah Indonesia beserta seluruh komponen masyarakat sipil.

“Dari segi pemerintah, diplomasi meliputi peran Indonesia mengakhiri kejahatan kemanusiaan Israel lewat gencatan senjata hingga ratifikasi Statuta Roma agar Indonesia dapat mendorong Mahkamah Pidana Internasional untuk mengusut kejahatan-kejahatan di sana,” kata pengurus Hilful Fudhul Yuli Muthmainnah saat menutup konferensi daring bertema “Solidaritas Indonesia bagi Rakyat di Wilayah Pendudukan Israel atas Palestina” Sabtu, 22 Mei 2021).

Dalam kesempatan yang sama, pengamat hubungan internasional Synergy Policies Dinna Prapto Rahardjo mengatakan, peran Indonesia sendiri menurut Dinna belum maksimal. Hal itu dikarenakan dalam peta politik yang dibangun Dinna, Indonesia berada jauh diluar konflik langsung. “Indonesia tidak berada di pusat lingkaran, melainkan berada di luar yang relatif jauh. Karena keberadaan Indonesia tidak langsung berkenaan dengan keseharian mereka,” katanya.

Untuk mengakses lebih lengkap rilis yang kami buat, silakan unduh file berikut:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *